Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5 Tahun Terakhir

By | March 20, 2017

Indonesia adalah negara yang besar, memiliki 237 lebih juta penduduk yang memiliki potensi perekonomian yang besar pula. Akan tetapi dalam 5 tahun terakhir ini, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami penurunan. Hal ini pun juga terjadi pada negara-negara lain karena adanya krisis global. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2016 sebesar 5,02% sebenarnya mengalami kenaikan dibanding tahun 2015 yang hanya sebesar 4,79%. Akan tetapi kualitas dari kenaikan pertumbuhan ekonomi masih belum baik karena sektor konsumsi rumah tangga masih mendominasi. Jadi kenaikan ini seperti semu, karena walaupun perputaran uang cepat tapi didominasi belanja konsumtif, sementara pendapatan dari ekspor masih turun. Jadi sebaiknya pemerintah mencari strategi untuk menaikkan ekspor. Perekonomian dapat diperkuat dengan kebijakan fiskal yang merupakan instrumen efektif yang masih diharapkan dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang melanda hampir seluruh negara di dunia. Diantaranya pengaruh dari ketidakpastian di Eropa pasca Brexit dan arah kebijakan politik di Amerika pasca terpilihnya presiden yang baru.

Harapannya ke depan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa dapat lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Pemerintah harus bisa memecahkan masalah kurangnya lapangan kerja, tingginya angka kemiskinan. Di tahun 2018 sepertinya pemerintah akan menggantungkan laju ekonomi dari sektor investasi. Segala cara dilakukan agar investasi menjadi mudah dan cepat. Sektor-sektor industri pengolahan, pertanian dan pariwisata akan menjadi fokusnya. Ada tanda-tanda laju perkonomian akan mulai meningkat lagi setelah melambat di 5 tahun terakhir ini. Dan kemungkinkan dapat melaju lebih cepat lagi. Paling tidak idealnya laju pertumbuhan di angka 6 hingga 7 persen.Tapi perlu diperhatikan bahwa banyak faktor yang mempengaruhi investasi diakibatkan oleh dinamika yang terjadi pada negara Indonesia yang kompleks. Dan tugas kita semua warga negara untuk menjaga kondisi yang kondusif untuk iklim investasi yang baik.

Tiga masalah terbesar yaitu kurangnya lapangan kerja, masih tingginya angka kemiskinan dan kesenjangan ekonomi yang masih terlalu besar, masih belum dapat teratasi walaupun terjadi kenaikan pada laju pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pemerintah perlu meningkatkan sektor padat karya untuk menambah jumlah lapangan kerja bila masih belum bisa meningkatkan di sektor teknologi tinggi. Karena pertumbuhan yang riil dapat dicapai dengan strategi tersebut, bukan karena belanja konsumtif. Sektor manufaktur dan sektor pertanian diharapkan bisa menyerap jumlah tenaga kerja lebih banyak karena termasuk padat karya, dibandingkan sektor jasa yang lebih sedikit menyerap jumlah tenaga kerja. Investasi padat karya itu sangat penting, karena saat ini baru ada sekitar 120 juta pekerja. Idealnya investasi padat karya diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi 300 ribu pekerja setiap tahunnya.
Untuk lebih jelasnya berikut laju pertumbuhan ekonomi Indonesia dari tahun 2012 hingga 2016:

  • 2012: 6,19%
  • 2013: 5,56%
  • 2014: 5,02%
  • 2015: 4,79%
  • 2016: 5,02%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *