Jambu Biji – Kandungan Gizi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

By | April 20, 2017

Jambu biji (Psidium guajava) juga buah-buahan tropis yang mudah didapatkan di Indonesia. Buah ini dapat berbuah selama musim, bersama dengan panen raya umumnya jatuh di bulan Februari dan Maret. Jambu biji apalagi dapat ditanam di pekarangan maupun pot. Harganya pun lumayan tidak mahal dan dapat dijangkau oleh beraneka kalangan.

Jambu biji punyai rasa antara manis dan asam. Tak hanya menawarkan kelezatan, buah asal Brazil ini juga mempunyai kandungan banyak nutrisi yang berfaedah bagi kesehatan.

 

Kandungan Gizi Jambu Biji

 

Jambu biji merupakan sumber vitamin C yang terlampau baik, bersama dengan jumlahnya meraih 228 mg per 100 g atau tiga kali lebih banyak dari kebutuhan harian. Vitamin ini terlebih terdapat di bagian daging buah luar di bawah kulitnya.

 

Jambu biji juga kaya dapat serat pangan dan vitamin B kompleks asam folat, asam pantotenik, piridoksin, dan niacin. Ada juga riboflavin, tiamin, vitamin A, E, dan K meski jumlahnya tidak sebanyak vitamin C (lihat tabel persentase jambu biji terhadap gambar di samping).

Tak hanya itu, jambu biji dilengkapi bersama dengan beraneka elektrolit dan mineral. Yang lumayan menonjol adalah potasium, disusul bersama dengan mangan, magnesium, zat besi, tembaga, kalsium, seng, fosfor, dan selenium.

 

Adapun fitokimia yang dikandungnya adalah karotenoid serta polifenol galokatokin, leukosianidin, dan likopen yang lebih tinggi jumlahnya di jambu biji berwarna merah dibandingkan putih.

 

Manfaat Jambu Biji untuk Kesehatan

 

Berbagai manfaat untuk kesehatan dimiliki jambu biji seperti dicantumkan di bawah ini:

 

Meningkatkan proses imun

Jambu biji mempunyai kandungan vitamin C yang jauh lebih besar dibandingkan jeruk, nyaris 4 kali lipatnya. Penelitian memperlihatkan bahwa mengonsumsi buah-buahan kaya vitamin C dapat membantu tubuh mengembangkan energi tahan untuk melawan kuman penyebab penyakit.

 

Vitamin C juga dibutuhkan untuk sintesis kolagen yang terlampau dibutuhkan di dalam pembentukan sel-sel pembuluh darah, kulit, organ, dan tulang. Vitamin A di dalamnya pun penting untuk merawat kesehatan membran mukosa dan kulit sebagai tidak benar satu proses pertahanan tubuh.

 

Menurunkan risiko kanker kanker

Jambu biji kerap dijadikan bahan penelitian untuk melihat pengaruhnya terhadap perkembangan kanker prostat, payudara, dan oral. Hasilnya, minyak daun jambu biji diakui dapat mencegah proliferasi sel-sel kanker bersama dengan terlampau baik. Buahnya juga dianggap dapat turunkan risiko kanker prostat dan mencegah perkembangan sel kanker payuradara gara-gara persentase likopennya yang melimpah.

 

Ditambah lagi, vitamin C terhadap jambu biji berfaedah sebagai antioksidan yang mencegah proliferasi radikal bebas.

 

Menurunkan dan menambah berat badan

Jambu biji terlampau cocok dijadikan kawan diet bagi Anda yang ingin turunkan berat badan. Buah ini kaya dapat vitamin, protein, mineral, dan serat, tetapi tidak mempunyai kandungan kolesterol dan hanya punyai karbohidrat tercerna di dalam jumlah rendah. Kadar gula jambu biji juga juga lebih rendah dibandingkan apel, jeruk, dan anggur.

 

Jambu biji pun dapat membantu menambah berat badan untuk orang-orang bertubuh kurus. Diduga hal ini gara-gara melimpahnya nutrisi yang dikandungnya sehingga metabolisme dapat berjalan optimal dan tubuh dapat menyerap nutrisi bersama dengan lebih baik.

Mengobati diare, disentri, dan gastroenteritis

Jambu biji banyak mempunyai kandungan astringent, senyawa yang dapat meredakan tanda-tanda diare, disentri, dan gastroenteritis (radang lambung dan usus). Sifat astringent yang basa serta punyai manfaat disinfektan dan anti bakteri dapat mencegah perkembangan mikroba dan menyingkirkan kelebihan lendir dari usus.

 

Nutrisi lain di dalam jambu biji seperti karotenoid, vitamin C, dan potasium berfaedah membantu memperkuat proses pencernaan. Sementara seratnya dapat merawat usus besar dari paparan racun beresiko penyebab kanker.

Meredakan konstipasi

Banyak mitos yang mengatakan bahwa jambu biji dapat menyebabkan konstipasi. Padahal, seratnya yang tinggi berfaedah sebagai laksatif yang dapat membantu melancarkan pergerakan usus, mengeluarkan kelebihan cairan, membersihkan usus dan proses pengeluaran secara menyeluruh, serta mencegah sembelit (susah BAB) atau diabetes.

Mengontrol persentase glukosa

Tingginya persentase serat pangan di dalam jambu biji membantu penyerapan gula oleh tubuh sehingga persentase glukosa tidak meningkat tajam sehabis makan. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa mengonsumsi jambu biji dapat mencegah terjadinya diabetes type 2 dan turunkan persentase gula darah.

 

Mengatur tekanan darah tinggi dan kolesterol

Serat dan potasium di dalam jambu membantu turunkan kolesterol dan mencegahnya menggumpal sehingga tekanan darah selamanya terkontrol. Potasium dibutuhkan untuk merawat detak jantung dan tekanan darah. Sedangkan serat halangi penyerapan kolesterol LDL oleh usus.

 

Menyehatkan mata

Kandungan vitamin A yang terlampau penting untuk merawat kesehatan mata lumayan banyak terdapat di jambu biji. Vitamin ini berfaedah untuk mencegah munculnya katarak, degenerasi makula, dan penyakit mata umum lainnya. Tidak hanya mencegah turunnya kapabilitas penglihatan, tetapi juga meningkatkannya kembali.

 

Menyehatkan kelenjar tiroid

Tingginya persentase tembaga terhadap jambu biji berfaedah untuk merawat kesehatan kelenjar tiroid yang merupakan tidak benar satu kelenjar paling penting di dalam tubuh. Tembaga dapat sesuaikan metabolisme tiroid bersama dengan membantu mengontrol memproses dan penyerapan hormon.

 

Menyehatkan otak

Manfaat lain dari jambu biji yang tak kalah penting adalah menyehatkan otak. Hal ini gara-gara jambu biji mempunyai kandungan vitamin B3 (niacin) yang dapat menambah aliran darah ke otak dan menstimulasi manfaat kognitif. Jambu biji juga punyai vitamin B6 yang merupakan nutrisi penting untuk otak dan saraf.

 

Meredakan batuk dan pilek

Jus jambu biji yang belum masak berfaedah untuk meredakan batuk dan pilek. Astringent, vitamin C, dan zat besi di dalamnya dapat membantu meredakan hidung tersumbat, membersihkan proses pernafasan, tenggorokan, dan paru-paru, serta mencegah perkembangan mikroba.

 

Merawat kesehatan kulit

Astringent yang banyak terdapat terhadap jambu biji mentah dan daunnya dapat membantu merawat kesehatan kulit dan menghindarkannya dari masalah. kegunaan tersebut dapat didapatkan baik bersama dengan memakan jambu biji maupun menyita sarinya untuk membasuh wajah.

 

Vitamin A, B, C, dan potasium juga juga antioksidan dan dapat digunakan untuk detoksifikasi sehingga dapat menyebabkan kulit sehat bercahaya dan awet muda. Apalagi, jambu biji merah juga kaya dapat likopen yang dapat mencegah rusaknya kulit akibat sinar ultra-violet.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *